Thursday, August 31, 2017

8 Penyebab Sakit Perut Pada Pria

Baik pada pria dewasa maupun anak-anak, penyebab sakit perut cukup beragam. Untuk menentukan penyebabnya, dokter perlu memerlukan pemeriksaan fisik dan menilai karakteristik dari sakit perut tersebut. Bahkan bila perlu, pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan radiologi juga dilakukan. Berikut ini adalah beberapa penyebab timbulnya sakit perut pada pria.




1. Batu ginjal
Saluran kencing terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra.  Dalam dunia medis, batu ginjal diistilahkan dengan nama Nephrolithiasis. Nephro atau nefron adalah komponen dari ginjal yang berfungsi sebagai penyaring sedangkan Lithi berarti Batu. Jadi Nefrolithiasis adalah penyakit yang ditandai adanya batu pada nefron. Adanya batu pada ginjal ini menjadi salah satu penyebab tersering sakit perut. Meskipun demikian, sakit yang ditimbulkan oleh batu ginjal biasanya samar atau ringan. Karena samar dan ringan itulah, nyeri karena batu ginjal sering diabaikan. Tetapi seiring waktu, batu makin membesar membuat  nyeri makin hebat.  Kadang nyeri pada kasus batu ginjal, berawal dari pinggang, bukan dari arah perut.   

Batu Ginjal Nefrolithiasis
Gambar Batu dalam Ginjal

angka 1 batu dalam ginjal
angka 2 batu berada dalam ureter


Sifat dari nyeri pada kasus batu ginjal adalah tajam seperti tertusuk, menjalar ke belakang, hilang timbul, dan makin lama makin berat. Jika dibiarkan maka akan  menganggu fungsi ginjal bahkan bisa terjadi gagal ginjal. Untuk memastikan penyebabnya adalah batu ginjal, perlu pemeriksaan radiologi, misal foto ronsen perut.


2. Batu saluran Kemih
Batu saluran kemih atau kencing tidak hanya terbatas pada ureter, tetapi juga pada kandung kemih atau buli-buli. Ureter adalah sebuah saluran yang menghantarkan urin dari ginjal ke kandung kemih. Istilah medis penyakit batu dalam ureter disebut  Ureterolithiasis, sedangkan batu pada kandung kemih disebut Vesicolithiasis.  


Ciri nyeri pada batu saluran kemih ini adalah hilang timbul. Nyeri muncul ketika ureter berkontraksi untuk mengalirkan urin. Ketika urin yang dialirkan dari ginjal tertahan oleh batu, maka timbul rasa nyeri. Sakit perut yang hilang timbul karena batu saluran kemih disebut Kolik Ureter.  Sifat nyeri juga hampir sama dengan Batu ginjal, yaitu menjalar baik kearah belakang maupun ke bawah. 
Batu ureter dan Batu buli-buli
Batu Ureter (Ureterolithiasis) dan Batu Buli-buli (vesicolithiasis)

Jika batu masih berukuran kecil, batu bisa keluar dengan sendirinya baik dengan cara digelontor dengan minum air yang banyak atau menggunakan suplemen penghancur batu. Tetapi, jika ukuran besar maka memerlukan operasi bedah untuk mengeluarkannya. Karena, jika dibiarkan berlarut larut bisa menimbulkan kerusakan ginjal dan infeksi. Untuk mengetahui letak dan ukuran batu di saluran kemih ini memerlukan foto ronsen.

3. Radang Usus Buntu
Jika nyeri di area perut bawah kanan, patut dicurigai adanya peradangan usus buntu. Nyeri pada peradangan usus buntu ini mempunyai sifat menusuk tajam, terus menerus atau tidak hilang timbul, makin lama makin berat, bahkan penderita bisa kesakitan hingga membungkuk.  Yang khas dari penyakit ini adalah tanda Mc Burney, yaitu bila ditekan di perut bawah kanan, timbul tahanan dan penderita akan merasa kesakitan. Gejala lain yang menyertai adalah demam, dan kadang disertai diare. 

Radang Usus Buntu

Untuk menentukan bahwa nyeri perut tersebut disebabkan oleh peradangan usus buntu, memerlukan pemeriksaaan darah lengkap dan USG Abdomen. Jika curiga nyeri perut karena peradangan usus buntu, sebaiknya tidak diberi obat pereda nyeri karena bisa menyamarkan pemeriksaan. Apabila nyeri reda, maka penderita merasa sudah sembuh sehingga membiarkan peradangan tetap berlanjut. Akibatnya, usus buntu tersebut bisa pecah dan timbul penyebaran infeksi hingga peradangan meluas. Jika sudah dipastikan karena peradangan usus buntu, operasi dan antibiotik adalah solusi terbaik.

4. Infeksi saluran Kencing
Infeksi saluran kencing tidak hanya melulu berada di organ kelamin. Jika infeksi yang berasal dari saluran kemih bagian bawah atau organ kelamin ini, menyebar ke arah atas, maka akan timbul peradangan di saluran kemih bagian atas yang mana berada di area perut. Tak ayal jika terjadi infeksi hingga timbul peradangan di saluran kemih bagian atas, akan timbul nyeri perut. 

5. Irritable Bowel  Syndrome
Nyeri perut bagian bawah pada pria tak hanya  disebabkan infeksi saluran kemih, tetapi juga sering disebabkan oleh irritable Bowel  Syndrome (IBS). Sindrom ini merupakan penyakit kronis yang penanganannya rumit dan membutuhkan waktu yang lama. Sering diabaikan karena hanya terjadi sesekali dan bisa dicetuskan oleh stress. Pada kasus IBS, sakit perut sering disertai diare dan konstipasi yang muncul bergantian.

6. Gangguan Hati
Gangguan hati banyak ragamnya, bisa berwujud peradangan atau hepatitis hingga tumor liver atau hepatoma. Nyeri yang ditimbulkan mirip nyeri disebabkan  gangguan lambungkarena letaknya berada di sekitar ulu hati. Bisa disertai mual muntah dan bisa disertai tanda ikterik atau kekuningan pada kulit dan mata. Bahkan jika kondisi parah, bisa timbul muntah darah. Sering ditemui pada pria yang sering konsumsi alkohol

7. Gangguan saluran Cerna
Nyeri yang dipicu gangguan saluran cerna juga beragam. Dari gangguan maag (lambung) yang ditandai nyeri sekitar ulu hati dan perut bagian kiri hingga gangguan pada usus. Nyeri perut pada gangguan lambung dapat ringan hingga berat. Kadang muncul jika terpicu sesuatu, misal makanan pedas atau asam, bahkan bisa disertai mual muntah. 

Ada beberapa gangguan usus yang bisa menimbulkan nyeri, yaitu: konstipasi dan diare. Konstipasi adalah gagalnya feses keluar. Hal ini bisa menyebabkan pembuntuan saluran usus, sehingga bisa menimbulkan rasa nyeri dan kembung. Begitu pula pada kasus diare, terjadi peningkatan gerak peristaltik usus yang bisa memicu nyeri.

Pada dinding usus besar terdapat suatu kantong kecil yang disebut Divertikel. Jika divertikel ini mengalami peradangan yang disebut Divertikulitis, maka bisa menyebabkan rasa nyeri pula, meskipun kasusnya jarang.

8. Batu Empedu
Meski lebih banyak terjadi pada wanita, Batu empedu atau choleltiasis juga  bisa dialami oleh pria. Sebenarnya batu empedu ini yang merupakan pengkristalan cairan empedu, kolesterol dan bilirubin ini jika masih di dalam kantong empedu, sering tidak menimbulkan gejala. Tetapi jika sudah berada di saluran empedu, sakitnya luar biasa. Bahkan seorang pria yang kekar pun, bisa terbungkuk menahan nyeri. Nyeri yang dirasakan bisa menjalar ke punggung dan umumnya timbul setelah makan-makanan yang berlemak. Tanda lain yang menyertai adalah menguningnya warna kulit dan bagian putih mata atau sklera. 


Meski sebagian besar nyeri perut tidaklah berbahaya, tetapi ada pula yang menandakan adanya gangguan organ perut yang fatal. Kadang serius tidaknya gangguan sebanding dengan nyeri yang dirasakan. JIka sakit perut disertai gejala dan tanda lainnya misal demam, sebaiknya segera ke dokter. Apalagi disertai muntah darah, BAB berdarah, Kencing tidak lancar ataupun berdarah, nyeri saat disentuh hingga sesak napas. 


Referensi
1. http://www.medicinenet.com
2. http://www.menshealth.com
3. http://medicalency.com/nephrolithiasis.htm
4. http://solomonurology.com/portfolio/kidney-stones/

No comments:

Post a Comment